Apakah Seorang Pramugari bisa Berhijab?

Sekolah Staff Pramugari – Pejabat pemerintah Indonesia di wilayah Aceh kini mewajibkan semua pramugari Muslim untuk mengenakan jilbab saat terbang ke bandara wilayah tersebut. Seseorang yang menentang dan melanggar penegakan hukum syariah ini akan menghadapi hukuman dari polisi agama. Dalam sebuah berita dikatakan bahwa pemerintah setempat mengirim surat kepada berbagai maskapai penerbangan yang menggunakan Aceh sebagai pusat perjalanan. Dan isi pesan tersebut adalah untuk memberi tahu maskapai tersebut tentang perubahan tersebut. “Semua pramugari wanita harus mengenakan jilbab sesuai dengan aturan syariah”, tulis pihak berwenang dalam surat itu.

Beberapa maskapai penerbangan domestik merespons dengan adanya sebuah persetujuan, dan dengan catatan mereka akan mematuhi kebijakan baru dengan sepenuh hati. Namun, tidak semua maskapai tampak senang karenanya. Perusahaan-perusahaan maskapai yang berbasis di Malaysia, yang sering mengoperasikan penerbangan ke Aceh, mengatakan bahwa mereka berencana untuk mengganti kru perempuan mereka dengan kru yang semuanya laki-laki untuk menghindari konflik.

Mungkin langkah yang cerdas, mengingat bahwa pemerintah berencana untuk menjatuhkan sanksi keras pada pelanggar. “Apabila seorang awak pesawat wanita Muslim tidak mau mematuhi peraturan yang telah ditetapkan, maka kami akan memperingatkannya. Jika dia melakukannya berulang kali, saya akan memerintahkan polisi untuk menangkapnya”, kata Mawardy Ali, seorang pemimpin pemerintah daerah. Sementara pramugari non-Muslim tampaknya dibebaskan, tidak jelas kelonggaran yang ada dalam kebijakan baru ini.

Jilbab yang Menutup Kepala

Aturan baru ini mencerminkan hukum agama yang mengatur Aceh, wilayah unik yang beroperasi secara independen dari seluruh Indonesia. Mirip dengan Arab Saudi dan negara-negara Islam konservatif lainnya, perempuan di Aceh diharuskan mentaati hukum dalam mengenakan jilbab saat berada di tempat umum.

Rupanya, orang-orang mulai mengeluh ketika pramugari Muslim mampir di Aceh karena waktu singgah yang pendek lalu memilih untuk mengabaikan aturan. Pemerintah Aceh memutuskan untuk mengeluarkan peraturan baru tersebut untuk memperjelas ambiguitas dan mencegah perempuan tidak menutup kepala mereka meskipun sebentar saat penerbangan.

Permintaan Penerbangan “Sesuai Syariah”

Menariknya, Indonesia bukan satu-satunya negara di kawasan ini yang menyuntikkan hukum Islam ke dalam industri penerbangan. Kembali pada tahun 2015, negara tetangga Malaysia memiliki maskapai pertama yang “sesuai syariah”, dan hanya yang keempat dari jenisnya di dunia. Maskapai ini memerintahkan pramugari Muslim menghijabi kepala mereka, dan melarang konsumsi alkohol dalam penerbangannya, dan hanya menyajikan makanan halal.

Meskipun maskapai tersebut menciptakan sedikit gebrakan ketika diresmikan, tidak butuh waktu lama bagi maskapai yang patuh syariah untuk kehilangan daya tariknya. Ironisnya, hal tersebut tidak ada hubungannya dengan cara berpakaian. Para kritikus menuduh pemerintah terlalu banyak berfokus pada adat istiadat agama dan mengabaikan aspek-aspek penting lainnya dalam mengoperasikan maskapai. Laporan berita lokal mengatakan banyaknya pelanggaran keamanan, dan mewawancarai penumpang yang mengeluh tentang penundaan yang lama, penerbangan dibatalkan, dan boarding pass yang terlihat amatir. Beberapa pilot menolak untuk menerbangkan pesawat karena pesawat mereka dirawat dalam kondisi yang sangat buruk.

Sementara beberapa orang lainnya meyakini bahwa maskapai yang sesuai syariah ditujukan untuk tetap terbang hanya ke negara-negara Islam yang sangat konservatif, yang lain tidak begitu yakin. Mereka merujuk pada penelitian yang menunjukkan bahwa Islam adalah satu-satunya agama terbesar di dunia. Dengan pertumbuhan populasi Muslim ini, mereka meyakini pengaruh hukum syariah dapat berkembang seiring dengan itu. Jadi, bagi Anda yang berhijab tidak perlu khawatir dalam berkarir sebagai seorang pramugari. Karena berhijab ketika sedang bekerja sudah terbuka lebar kesempatannya.

 

 

Sumber : https://pendidikanpramugari.ac.id/#

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x